Skip to main content

Tips Sederhana Mengelola Keuangan disaat Ramadhan dan Lebaran

Mengelola keuangan saat Ramadhan dan Lebaran memang butuh kreatifitas dan keahlian khusus, pasalnya banyak orang yang kebobolan, mereka cenderung menggunakan uangnya dengan berlebihan dan tanpa perencanaan atau istilah kerennya adalah impulsive buying. Berdasarkan pengalaman pribadi aku ingin berbagi cara sederhana mengelola keuangan disaat Ramadhan dan Lebaran.
Puasa itu harusnya lebih irit karena jam makan dan jajan kita berkurang, tapi mengapa banyak orang yang pengeluarannya membengkak ?. Aku adalah seorang perantau, disaat puasa aku sadar betul kecukupan makanan baik dalam jumlah dan juga kandungan gizi. Maka dari itu aku cukup selektif dalam memilih makanan. Dengan menginventarisir jumlah dan jenis makanan yang kita konsumsi disaat puasa maka pengeluaran akan lebih teratur. Selain itu batasi juga jadwal buka puasa bersama dengan teman dan sahabat karena hal ini membuat kita lebih boros padahal hasil dari kegiatan ini hanyalah nongkrong dan bergosip.

Menjelang lebaran, buatlah anggaran khusus dari mulai zakat, tiket pesawat, amplop untuk ponakan dan orang tua, makanan, sampai untuk belanja dan jalan-jalan. Dari pos-pos ini kita juga harus mengurutkan mana yang sifatnya primer, sekunder, dan tersier. Untuk belanja dan jalan-jalan biasanya bersifat tentatif, aku paling tidak suka pergi ke tempat wisata dikala libur lebaran, tidak ada yang bisa dinikmati. Jalanan sesak, tempat yang dikunjungi pun ramai dan kotor. begitupun dalam berbelanja walaupun biasanya diskon disetiap pusat perbelanjaan besar-besaran. Jika ingin jalan-jalan dan berbelanja maka aku sarankan dilakukan jauh-jauh hari sebelum atau sesudah lebaran. Selain lebih nyaman, pengeluaran lebaran yang selama ini membengkak pun dapat dikurangi.
Untuk sumber dananya, kita bisa memanfaatkan THR yang didapat saat lebaran, atau kita juga bisa lebih kreatif dengan menentukan jumlah dana per bulan yang kita tabung dan digunakan saat lebaran. Dengan perencanaan dan eksekusi anggaran yang terencana dan terinci maka keuangan pun akan lebih sehat.
Bagi perantau seperti aku yang membutuhkan tiket pesawat disaat mudik, ada kiat-kiat khusus dalam mendapatkan tiket pesawat yang pas dikantong. Tips tersebut telah aku share sebelumnya.
Mungkin itu saja yang bisa aku share untuk teman-teman semua. Selamat berlebaran dan bijaklah mengelola uangmu.

Comments

Popular posts from this blog

Siapa Takut Jadi Petani

    Pertanian adalah sektor yang memegang peranan penting dalam sebuah negara. Sebagai penyedia kebutuhan pokok dan bahan baku, sektor ini juga menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit. Namun sangat disayangkan, minat dari generasi muda untuk menjadi petani sangatlah jarang, karena petani selalu diidentikan dengan pekerjaan yang bermain dengan lumpur dan panas-panasan dibawah terik matahari. Para petani kita saat ini rata-rata berusia 45 tahun keatas, artinya mereka sudah memasuki usia pensiun. Bahkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pekerja di sektor pertanian per Agustus 2018 berjumlah 35,7 juta orang atau 28,79% dari jumlah 124,01 juta jiwa penduduk yang bekerja. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,89% dari tahun sebelumnya. Mengapa generasi milenial enggan menjadi petani?. Generasi milenial saat ini lebih memilih untuk bekerja kantoran. Padahal ketersediaan lowongan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja itu sendi...

LanGasKara itu wajib militernya karantina.

Bagi kalian yang bergabung di Kementerian Pertanian khususnya Badan Karantina Pertaian, hal pertama yang wajib diikuti adalah LanGasKaRa, baik oleh POPT, Dokter Hewan, Paramedik, maupun Fungsional Umum. Keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Adi Sutjipto LanGasKaRa adalah singkatan dari Latihan Pengenalan Tugas Karantina, aku sendiri ikut kegiatan ini di Tahun 2015 di STPP Yogyakarta, dan Asama Haji Yogyakarta. Ada perbedaan dibandingkan dengan para seniorku yang mengikuti kegiatan ini di Rindam Jaya Jakarta. Kegiatan berlangsung selama 2 minggu, di minggu pertama mental dan fisik harus benar-benar kuat. Aku rasa ini mirip ketika kita diorientasi sebagai anak baru dengan pola latihan mirip calon Paskibraka. Menginap di asrama haji, dan kegiatan terpusat di STPP, menuntut kita harus disiplin dalam manajemen waktu, gak boleh kesiangan. Latihan baris berbaris bersama Brimob Polda D.I.Y Tiga hari pertama adalah latihan baris berbaris yang di...

Prajabatan Dulu Biar Gajimu Jadi 100%

Buat kamu yang lulu CPNS, selamat ya... Selamat bergabung menjadi abdi negara. Kali ini aku mau sharing pengalamanku mengikuti Diklat Prajabatan di Tahun 2015. Apa itu diklat prajabatan ? Diklat Prajabatan adalah adalah syarat bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Aku sendiri lulus CPNS di tahun 2014, TMT Maret 2015, SPMT Juni 2015, dan Prajabatan Agustus 2015. Bagi yang masih bingung dengan TMT dan SPMT, aku jelasin satu-satu ya. TMT adalah terhitung mulai tugas yang tercetak di SK CPNS dan ditandatangani oleh Menteri, sementara SPMT adalah Surat Perintah Mengerjakan Tugas dan ditandangani Kepala Balai Unit Kerja. Gaji, tukin, uang makan, dan lain sebagainya akan keluar setelah diterbitkannya SPMT. Tahun 2015, adalah tahun pertama diberlakukannya prajabatan model baru, seperti apa ? simak sampai selsai ya. Aku mengkuti diklat prajabatan di PPMKP Ciawi-Bogor. Prajabatan model baru ini persis kayak ...