Mengelola keuangan saat Ramadhan dan Lebaran memang butuh kreatifitas dan keahlian khusus, pasalnya banyak orang yang kebobolan, mereka cenderung menggunakan uangnya dengan berlebihan dan tanpa perencanaan atau istilah kerennya adalah impulsive buying. Berdasarkan pengalaman pribadi aku ingin berbagi cara sederhana mengelola keuangan disaat Ramadhan dan Lebaran.
Puasa itu harusnya lebih irit karena jam makan dan jajan kita berkurang, tapi mengapa banyak orang yang pengeluarannya membengkak ?. Aku adalah seorang perantau, disaat puasa aku sadar betul kecukupan makanan baik dalam jumlah dan juga kandungan gizi. Maka dari itu aku cukup selektif dalam memilih makanan. Dengan menginventarisir jumlah dan jenis makanan yang kita konsumsi disaat puasa maka pengeluaran akan lebih teratur. Selain itu batasi juga jadwal buka puasa bersama dengan teman dan sahabat karena hal ini membuat kita lebih boros padahal hasil dari kegiatan ini hanyalah nongkrong dan bergosip.
Puasa itu harusnya lebih irit karena jam makan dan jajan kita berkurang, tapi mengapa banyak orang yang pengeluarannya membengkak ?. Aku adalah seorang perantau, disaat puasa aku sadar betul kecukupan makanan baik dalam jumlah dan juga kandungan gizi. Maka dari itu aku cukup selektif dalam memilih makanan. Dengan menginventarisir jumlah dan jenis makanan yang kita konsumsi disaat puasa maka pengeluaran akan lebih teratur. Selain itu batasi juga jadwal buka puasa bersama dengan teman dan sahabat karena hal ini membuat kita lebih boros padahal hasil dari kegiatan ini hanyalah nongkrong dan bergosip.
Menjelang lebaran, buatlah anggaran khusus dari mulai zakat, tiket pesawat, amplop untuk ponakan dan orang tua, makanan, sampai untuk belanja dan jalan-jalan. Dari pos-pos ini kita juga harus mengurutkan mana yang sifatnya primer, sekunder, dan tersier. Untuk belanja dan jalan-jalan biasanya bersifat tentatif, aku paling tidak suka pergi ke tempat wisata dikala libur lebaran, tidak ada yang bisa dinikmati. Jalanan sesak, tempat yang dikunjungi pun ramai dan kotor. begitupun dalam berbelanja walaupun biasanya diskon disetiap pusat perbelanjaan besar-besaran. Jika ingin jalan-jalan dan berbelanja maka aku sarankan dilakukan jauh-jauh hari sebelum atau sesudah lebaran. Selain lebih nyaman, pengeluaran lebaran yang selama ini membengkak pun dapat dikurangi.
Untuk sumber dananya, kita bisa memanfaatkan THR yang didapat saat lebaran, atau kita juga bisa lebih kreatif dengan menentukan jumlah dana per bulan yang kita tabung dan digunakan saat lebaran. Dengan perencanaan dan eksekusi anggaran yang terencana dan terinci maka keuangan pun akan lebih sehat.
Bagi perantau seperti aku yang membutuhkan tiket pesawat disaat mudik, ada kiat-kiat khusus dalam mendapatkan tiket pesawat yang pas dikantong. Tips tersebut telah aku share sebelumnya.
Mungkin itu saja yang bisa aku share untuk teman-teman semua. Selamat berlebaran dan bijaklah mengelola uangmu.

Comments
Post a Comment