Skip to main content

Prajabatan Dulu Biar Gajimu Jadi 100%

Buat kamu yang lulu CPNS, selamat ya... Selamat bergabung menjadi abdi negara. Kali ini aku mau sharing pengalamanku mengikuti Diklat Prajabatan di Tahun 2015.

Apa itu diklat prajabatan ? Diklat Prajabatan adalah adalah syarat bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Aku sendiri lulus CPNS di tahun 2014, TMT Maret 2015, SPMT Juni 2015, dan Prajabatan Agustus 2015. Bagi yang masih bingung dengan TMT dan SPMT, aku jelasin satu-satu ya. TMT adalah terhitung mulai tugas yang tercetak di SK CPNS dan ditandatangani oleh Menteri, sementara SPMT adalah Surat Perintah Mengerjakan Tugas dan ditandangani Kepala Balai Unit Kerja. Gaji, tukin, uang makan, dan lain sebagainya akan keluar setelah diterbitkannya SPMT.




Tahun 2015, adalah tahun pertama diberlakukannya prajabatan model baru, seperti apa ? simak sampai selsai ya.

Aku mengkuti diklat prajabatan di PPMKP Ciawi-Bogor.
Prajabatan model baru ini persis kayak kita kuliah, kita tinggal duduk di kelas yang telah ditentukan dan mendengarkan Widyaiswara menjelaskan materi. Hanya lima modul yang kita pelajari tapi isinya begitu kompleks. Kelima modul ini dikenal dengan nama ANEKA, singkatan dari Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi. Pembelajaran dilakukan selama 2 minggu, dan kita wajib bikin rencana aktualisasi kelima nilai diatas untuk diterapkan di unit kerja. Rencana aktualisasi yang telah kita buat nantinya dipresentasikan. Ujian tulis juga ada, bobotnya hanya 30% dan dilaksanakan sebelum kita berdiaspora ke unit kerja masing untuk beraktualisasi.
Jika kalian mendengar cerita senior bahwa prajabatan itu menakutkan, itu semua hoax, jangan takut, prajabatan itu sangat menyenangkan, bisa bertemu dengan teman-teman baru dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, bahkan aku punya geng yang sampai saat ini kita masih kompak mengadakan arisan bulanan.


Setelah 2 minggu mengikuti pembelajaran ANEKA, peserta wajib mengaktualisasikan nilai-nilai itu di unit kerja, dibimbing oleh coach dan mentor. Coach adalah widyiswara di PPMKP, sementara mentor adalah atasan kita langsung. Laporan juga jangan lupa untuk disusun, yang nantinya akan kita serahkan saat kembali ke PPMKP.

Kembali ke Bogor, setiap peseta mempresentasikan hasil aktualisasinya, lengkap dengan tim penguji yang super kritis. Setelah semuanya selesai barulah penutupan diklat prajabatan, dan peserta kembali ke unit kerja masing-masing.

Ada pengalaman kurang menyenangkan saat aku harus PP Sumatera-Jawa ketika mengikuti prajabatan. Pada tahu kan, kebakaran hutan di daerah Sumatera pada tahun 2015 sempat viral dan menjadi isu nasional. Karena kegiatan prajabatan siatnya wajib, maka aku bolak-balik Jakarta lewat Palembang, kebayang dong perjalanan 8 jam dari Jambi-Palembang, belum lagi Palembang juga terdampak kabut asap menyebabkan penerbangannya juga super delay.


Prajabatn selesai, kembali kerja seperti biasa dan nunggu satu tahun, baru setelah itu ada edaran yang mewajibkan setiap peserta melakukan test kesehatan yang hasilnya harus dikirim ke bag kepegawaian sebagai dasar penerbitan SK PNS.

Selama masa CPNS, gaji kita hanya 80%, Tunjangan Kinerja 50%, uang makan full, dan yang lain-lainnya full. Barulah setelah kita PNS gaji menjadi 100%, hanya saja untuk tukin apabila belum fungsional besaranya hanya 75%, baru setelah fungsional akan utuh menjadi 100%.



Sekian dulu ya, sharing pengalamanku ketika ikut prajabatan, apabila kalian ingin tahu lebih detil lagi, bisa mengirimkan e-mail ke aepcahyanto@rocketmail.com atau bisa juga lewat instagram aepcahyanto (https://www.instagram.com/aepcahyanto/?hl=en)

Comments

  1. KISAH CERITA SUKSES SAYA JADI PNS

    Assalamu Alaikum wr-wb, mohon maaf sebelum'nya saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS, saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi Pemerintan Manapun, saya sudah 7 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 2 kali mengikuti ujian, namun hasil'nya Nol bahkan saya sempat putus asah setelah dapat hasil ujian hasil'nya nol,singkat cerita pada suatu hari tempat saya honor mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-2174-0123 dan 3 bln kemudian saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, 2 bulan kemudian saya sudah ada panggilan untuk pengambilan SK saya, alhamdulillah berkat bantuan beliau saya pun bisa lulus dan SK saya akhirnya bisa keluar, dan saya sangat berterimah kasih ke pada beliau dan sudah mau membantu saya, itu adalah kisah nyata dari saya, muda mudahan anggota honor yang lain bisa seperti saya amin....amin, dan sekali lagi terima kasih kpd Bpk DR. HERMAN. M.SI direktur aparatur sipil negara di bkn pusat semoga sukses selalu pak herman dan di beri umur panjang. Wassalam.......

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Siapa Takut Jadi Petani

    Pertanian adalah sektor yang memegang peranan penting dalam sebuah negara. Sebagai penyedia kebutuhan pokok dan bahan baku, sektor ini juga menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit. Namun sangat disayangkan, minat dari generasi muda untuk menjadi petani sangatlah jarang, karena petani selalu diidentikan dengan pekerjaan yang bermain dengan lumpur dan panas-panasan dibawah terik matahari. Para petani kita saat ini rata-rata berusia 45 tahun keatas, artinya mereka sudah memasuki usia pensiun. Bahkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pekerja di sektor pertanian per Agustus 2018 berjumlah 35,7 juta orang atau 28,79% dari jumlah 124,01 juta jiwa penduduk yang bekerja. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,89% dari tahun sebelumnya. Mengapa generasi milenial enggan menjadi petani?. Generasi milenial saat ini lebih memilih untuk bekerja kantoran. Padahal ketersediaan lowongan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja itu sendi...

LanGasKara itu wajib militernya karantina.

Bagi kalian yang bergabung di Kementerian Pertanian khususnya Badan Karantina Pertaian, hal pertama yang wajib diikuti adalah LanGasKaRa, baik oleh POPT, Dokter Hewan, Paramedik, maupun Fungsional Umum. Keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Adi Sutjipto LanGasKaRa adalah singkatan dari Latihan Pengenalan Tugas Karantina, aku sendiri ikut kegiatan ini di Tahun 2015 di STPP Yogyakarta, dan Asama Haji Yogyakarta. Ada perbedaan dibandingkan dengan para seniorku yang mengikuti kegiatan ini di Rindam Jaya Jakarta. Kegiatan berlangsung selama 2 minggu, di minggu pertama mental dan fisik harus benar-benar kuat. Aku rasa ini mirip ketika kita diorientasi sebagai anak baru dengan pola latihan mirip calon Paskibraka. Menginap di asrama haji, dan kegiatan terpusat di STPP, menuntut kita harus disiplin dalam manajemen waktu, gak boleh kesiangan. Latihan baris berbaris bersama Brimob Polda D.I.Y Tiga hari pertama adalah latihan baris berbaris yang di...