Skip to main content

TC Karantina, 2 Bulan yang Penuh Kenangan Indah.

Sebagai seorang Karantinawan sudah menjadi kewajiban mengikuti Training Course di Bekasi. Tujuannya adalah untuk naik jenjang ke fungsional dan mendapatkan pelatihan dasar mengenai perkarantinaan. Aku mengikuti TC pada Tahun 2019, tepatnya bulan Maret hingga April. TC 2019 diikuti oleh peserta yang terdiri dari POPT dan Medik Veteriner, jumlah keseluruhan adalah 5 kelas, dan untuk kelas POPT Terampil sendiri terdiri dari 25 orang.

TC itu ngapain aja sih ?
Jawabannya mirip kayak kuliah, belajar, ujian, kalo gak lulus suruh ngulang lagi tahun depannya. Selama 2 minggu pertama materi yang dipelajari adalah fungsional. Disini kita akan belajar mengenai kode etik, cara menyusun SKP (Sasaran Kinerja Pegawai), dan DUPAK. Untuk materi ini gak ada ujiannya ya, hanya saja ada tugas menyusun SKP dan DUPAK yang wajib dikumpulkan.
oh iya, di TC ini gak ada libur, udah gitu jam belajarnyapun padat banget, dari jam 7 pagi sampai dengan malam hari kita akan terus-terusan dijejali dengan materi. Apel pagi tiap senin dan apel tiap malam adalah kewajiban lain, selin itu sebelum tidur juga wajib nyanyi lagu kebangsaan dan lagu wajib nasional.
Sebelum cerita lebih jauh, aku akan menceritakan dulu lokasi dimana TC berlangsung. Nama lokasinya adalah Balai Karantina Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian di daerah Cibitung, Bekasi. Fasilitasnya sangat lengkap, dari ruang kelas, ruang makan, fasilitas olahraga, tempat menginap sekelas hotel bintang 3, laboratorium, tempat karaoke, dan auditorium berkelas internasional. Hanya saja lokasinya cukup jauh kepusat kota, mungkin ini sengaja kali ya agar setiap peserta fokus belajar. Dikamar gak boleh berantakan, sepatu, baju, tas, dan buku harus disimpan ditempat yang disediakan. Dikamar mandi juga gak boleh nyuci karena sudah disediakan tempat khusus untuk nyuci. Bagi yang males kayak aku bisa menggunakan jasa laundry. Nah untuk kamar akan dibersihkan oleh petugas setiap harinya, namun bukan berarti kita bisa seenaknya ya. Kebersihan dan kerapihan menjadi salah satu unsur penilaian.
Setelah dua minggu belajar fungsional, barulah kita belajar materi inti. Banyak banget mata kuliah yang dipelajari. Ujian setiap hari, ngerjain tugas setiap hari, dan praktikum setiap hari. Walaupun gak ada hari libur, jangan sedih karena nantinya ada magang selama 1 minggu. Aku sendiri berkesempatan magang di Yogyakarta.
Ngapain aja sih selama magang? Selama magang, kita akan belajar mengenai manajemen dikantor, proses sertifikasi perkarantinaan, pemeriksaan sampel dilaboratorium, dan pemeriksaan sampel dilapangan, serta kunjungan ke Instalasi Karantina dan Wilayah Kerja. Sebelum selesai magang, setiap peserta diwajibkan menyusun laporan yang akan dipresentasikan dilokasi magang dan di Bekasi.

Setelah seluruh matakuliah ditempuh, maka selanjutnya adalah pengambilah sumpah PNS dilanjutkan dengan penutupan. Nah dipenutupan ini 3 peserta terbaik akan mendapatkan penghargaan. Waktu itu aku masuk 2 besar dan mendapatkan bingkisan menarik dari penyelenggara.
Waktu 2 bulan itu terasa sangat singkat, jujur aku menangis bareng temen-temenku, dan sampai sekarang rasanya masih belum rela berpisah dengan mereka yang begitu solid. Kini kami hanya bisa bertegur sapa lewat sosial media, semoga POPT angkatan 52 tetap kompak dan sukses.
Hal yang paling berkesan adalah, sahur dan buka puasa bareng, karena waktu itu bertepatan dengan bulan puasa. Sesekali juga aku dan teman-teman menyempatkan jalan ke Jakarta atau ke Kota Bekasi. Hmm, kalo diinget-inget lagi mah suka nyesek. Itulah kesempatan indah yang Tuhan berikan kepadaku, bertemu dengan teman-teman dari seluruh Indonesia.

Comments

Popular posts from this blog

Siapa Takut Jadi Petani

    Pertanian adalah sektor yang memegang peranan penting dalam sebuah negara. Sebagai penyedia kebutuhan pokok dan bahan baku, sektor ini juga menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit. Namun sangat disayangkan, minat dari generasi muda untuk menjadi petani sangatlah jarang, karena petani selalu diidentikan dengan pekerjaan yang bermain dengan lumpur dan panas-panasan dibawah terik matahari. Para petani kita saat ini rata-rata berusia 45 tahun keatas, artinya mereka sudah memasuki usia pensiun. Bahkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pekerja di sektor pertanian per Agustus 2018 berjumlah 35,7 juta orang atau 28,79% dari jumlah 124,01 juta jiwa penduduk yang bekerja. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,89% dari tahun sebelumnya. Mengapa generasi milenial enggan menjadi petani?. Generasi milenial saat ini lebih memilih untuk bekerja kantoran. Padahal ketersediaan lowongan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja itu sendi...

LanGasKara itu wajib militernya karantina.

Bagi kalian yang bergabung di Kementerian Pertanian khususnya Badan Karantina Pertaian, hal pertama yang wajib diikuti adalah LanGasKaRa, baik oleh POPT, Dokter Hewan, Paramedik, maupun Fungsional Umum. Keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Adi Sutjipto LanGasKaRa adalah singkatan dari Latihan Pengenalan Tugas Karantina, aku sendiri ikut kegiatan ini di Tahun 2015 di STPP Yogyakarta, dan Asama Haji Yogyakarta. Ada perbedaan dibandingkan dengan para seniorku yang mengikuti kegiatan ini di Rindam Jaya Jakarta. Kegiatan berlangsung selama 2 minggu, di minggu pertama mental dan fisik harus benar-benar kuat. Aku rasa ini mirip ketika kita diorientasi sebagai anak baru dengan pola latihan mirip calon Paskibraka. Menginap di asrama haji, dan kegiatan terpusat di STPP, menuntut kita harus disiplin dalam manajemen waktu, gak boleh kesiangan. Latihan baris berbaris bersama Brimob Polda D.I.Y Tiga hari pertama adalah latihan baris berbaris yang di...

Prajabatan Dulu Biar Gajimu Jadi 100%

Buat kamu yang lulu CPNS, selamat ya... Selamat bergabung menjadi abdi negara. Kali ini aku mau sharing pengalamanku mengikuti Diklat Prajabatan di Tahun 2015. Apa itu diklat prajabatan ? Diklat Prajabatan adalah adalah syarat bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Aku sendiri lulus CPNS di tahun 2014, TMT Maret 2015, SPMT Juni 2015, dan Prajabatan Agustus 2015. Bagi yang masih bingung dengan TMT dan SPMT, aku jelasin satu-satu ya. TMT adalah terhitung mulai tugas yang tercetak di SK CPNS dan ditandatangani oleh Menteri, sementara SPMT adalah Surat Perintah Mengerjakan Tugas dan ditandangani Kepala Balai Unit Kerja. Gaji, tukin, uang makan, dan lain sebagainya akan keluar setelah diterbitkannya SPMT. Tahun 2015, adalah tahun pertama diberlakukannya prajabatan model baru, seperti apa ? simak sampai selsai ya. Aku mengkuti diklat prajabatan di PPMKP Ciawi-Bogor. Prajabatan model baru ini persis kayak ...