Skip to main content

Let's Fight Rabies Together

Siapa sih yang gak suka sama anjing ataupun kucing ? Keduanya merupakan hewan peliharaan yang begitu populer. Tingkahnya yang begitu menggemaskan, tentu saja membuat siapa saja merasa terhibur. Di Indonesia sendiri sudah banyak sekali komunitas baik itu pecinta anjing maupun kucing yang keduanya cukup sering mengadakan berbagai kegiatan. Bahkan ternyata anjing dan kucing ini bisa mencerminkan kepribadian sipemiliknya. Seorang psikolog dari University of Texas, dr. Sam Gosling membuat semacam tes kepribadian bagi pemilik anjing dan kucing, dan hasilnya disimpulkan bahwa pecinta anjing cenderung extrovert (kepribadian terbuka), sementara sebaliknya bagi sipecinta kucing.
.


Dibalik lucunya kedua hewan peliharaan ini, ternyata ada bahaya yang mengintai. Ya rabies namanya. Apa itu rabies ? Rabies atau anjing gila adalah infeksi virus pada otak dan sistem saraf. Penyakit ini tergolong sangat berbahaya karena berpotensi besar menyebabkan kematian. Lalu bagaimana cara penularan virus ini ? Virus penyebab rabies sendiri ditularkan oleh anjing melalui gigitan, cakaran, ataupun air liur. Namun, terdapat pula hewan lain yang dapat membawa virus rabies dan menularkannya ke manusia, seperti kucing, kera, musang, bahkan kelinci.
Kalau seperti itu, berarti memelihara anjing atau kucing berbahaya dong ? Gak juga, asalkan kita tahu bagaimana caranya mencegah penyakit rabies. Salah satu cara untuk mencegah penyakit rabies adalah dengan memvaksin hewan peliharaan. Vaksin diberikan pada anjing ataupun kucing yang berusia empat bulan keatas dan perlu diulang selama setahun sekali.


.
Saking bahayanya penyakit ini bahkan setiap tanggal 28 September diperingati sebagai hari rabies dunia atau istilah kerennya adalah World Rabies Day (WRD). Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahayanya penyakit rabies dan pentingnya memberantas penyakit ini.
.
Udah paham kan bahayanya rabies, oleh karena itu yuk kita perangi rabies bersama-sama.

Comments

Popular posts from this blog

Siapa Takut Jadi Petani

    Pertanian adalah sektor yang memegang peranan penting dalam sebuah negara. Sebagai penyedia kebutuhan pokok dan bahan baku, sektor ini juga menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit. Namun sangat disayangkan, minat dari generasi muda untuk menjadi petani sangatlah jarang, karena petani selalu diidentikan dengan pekerjaan yang bermain dengan lumpur dan panas-panasan dibawah terik matahari. Para petani kita saat ini rata-rata berusia 45 tahun keatas, artinya mereka sudah memasuki usia pensiun. Bahkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pekerja di sektor pertanian per Agustus 2018 berjumlah 35,7 juta orang atau 28,79% dari jumlah 124,01 juta jiwa penduduk yang bekerja. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,89% dari tahun sebelumnya. Mengapa generasi milenial enggan menjadi petani?. Generasi milenial saat ini lebih memilih untuk bekerja kantoran. Padahal ketersediaan lowongan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja itu sendi...

LanGasKara itu wajib militernya karantina.

Bagi kalian yang bergabung di Kementerian Pertanian khususnya Badan Karantina Pertaian, hal pertama yang wajib diikuti adalah LanGasKaRa, baik oleh POPT, Dokter Hewan, Paramedik, maupun Fungsional Umum. Keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Adi Sutjipto LanGasKaRa adalah singkatan dari Latihan Pengenalan Tugas Karantina, aku sendiri ikut kegiatan ini di Tahun 2015 di STPP Yogyakarta, dan Asama Haji Yogyakarta. Ada perbedaan dibandingkan dengan para seniorku yang mengikuti kegiatan ini di Rindam Jaya Jakarta. Kegiatan berlangsung selama 2 minggu, di minggu pertama mental dan fisik harus benar-benar kuat. Aku rasa ini mirip ketika kita diorientasi sebagai anak baru dengan pola latihan mirip calon Paskibraka. Menginap di asrama haji, dan kegiatan terpusat di STPP, menuntut kita harus disiplin dalam manajemen waktu, gak boleh kesiangan. Latihan baris berbaris bersama Brimob Polda D.I.Y Tiga hari pertama adalah latihan baris berbaris yang di...

Prajabatan Dulu Biar Gajimu Jadi 100%

Buat kamu yang lulu CPNS, selamat ya... Selamat bergabung menjadi abdi negara. Kali ini aku mau sharing pengalamanku mengikuti Diklat Prajabatan di Tahun 2015. Apa itu diklat prajabatan ? Diklat Prajabatan adalah adalah syarat bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Aku sendiri lulus CPNS di tahun 2014, TMT Maret 2015, SPMT Juni 2015, dan Prajabatan Agustus 2015. Bagi yang masih bingung dengan TMT dan SPMT, aku jelasin satu-satu ya. TMT adalah terhitung mulai tugas yang tercetak di SK CPNS dan ditandatangani oleh Menteri, sementara SPMT adalah Surat Perintah Mengerjakan Tugas dan ditandangani Kepala Balai Unit Kerja. Gaji, tukin, uang makan, dan lain sebagainya akan keluar setelah diterbitkannya SPMT. Tahun 2015, adalah tahun pertama diberlakukannya prajabatan model baru, seperti apa ? simak sampai selsai ya. Aku mengkuti diklat prajabatan di PPMKP Ciawi-Bogor. Prajabatan model baru ini persis kayak ...