Skip to main content

Pengalaman Lulus CPNS

Bagi yang mencari informasi mengenai pengalaman mengikuti seleksi CPNS sampai lulus dengan murni mungkin tulisan ini bisa menjadi referensi. Saya mengikuti CPNS pada tahun 2014 dimana waktu itu Pemerintah membuka seleksi secara besar-besaran, tidak tanggung-tanggung sebanyak 7.000 kursi dipersiapkan. Waktu itu saya masih duduk di bangku kuliah (sosial ekonomi pertanian) Universitas Winaya Mukti dan juga bekerja sebagai Penyuluh Pertanian di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa Barat, berbekal latar belakang pendidikan saya di SPP saya melamar sebagai CPNS jalur umum Kementan.

Berikut tahapan yang saya lalui dari pendaftaran sampai dinyatakan lulus sebagai abdi negara
Pendaftara Online Melalui panselnas.menpan.go.id. dan sscn.bkn.go.id
Pendaftaran online ini hanya dibuka satu minggu saja, berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan sistem kuota pendaftar, tahun 2014 aturan itu dihapuskan. Untuk tahun 2014, selain pendaftar tidak tibatasi, KL (Kementerian dan Lembaga) membuka pendaftarannya juga secara bergantian. Untunglah proses pertama ini berjalan dengan lancar. Berkas yang dimintapun cukup simple, saya cukup memasukan data-data pribadi berupa NIK KTP dan Ijazah, NIK KTP ini dipakai sebagai username kita dari mulai daftar sampai lulus nanti. Selain mengisi data pribadi di tahapan ini sata juga memilih instansi yang akan ditempati, dengan pilihan yang cukup banyak waktu itu saya memilih Balai Karantina Pertanian Jambi, Balai Penelitian Palma, dan Balai Besar Karantina Soekarno Hatta Jakarta. Satu tips penting dari saya, pilihlah kuota yang banyak dan juga instansi yang kurang populer agar peluang kita bisa masuk cukup besar. Setelah selesai menginput data-data yang diminta, saya hanya cukup mencetak bukti pendaftaran yang nantinya akan dibawa saat verifikasi. Karena waktu dari satu tahap ke tahap selanjutnya cukup lama, maka saya sarankan kalian tetep aja pada aktifitas kalian baik yang bekerja maupun yang sedang kuliah.

Verifikasi Berkas
Setelah sekian lama menunggu akhirnya ada pengumuman baru mengenai seleksi CPNS di web Kementan yaitu tanggal dan tempat verifikasi berkas, semua berkas yang diminta tentu saja saya persiapkan dengan sebaik-baiknya, waktu itu karena saya memilih tempat testnya di BKN Bandung maka lokasi verifikasinya di BBPP Lembang. Verifikasi selesai saya tinggal menunggu waktu test yang akan diposting kembali pengumumannya di web. Sama seperti tahap sebelumnya ada jeda waktu sebelum pelaksanaan test, disini saya manfaatkan untuk mempelajari setiap materi yang akan diujiankan. Untuk materi yang akan diujiankan sendiri terdiri dari wawasan kebangsaan, pengetahuan umum, dan karakteristik pribadi.

Waktu Test CPNS dengan Sistem CAT
Setelah cukup lama menunggu, akhirnya jadwal cat dirilis juga di web, nama test pertama ini disebut Tes Kompetensi Dasar (TKD) saya mendapatkan hari pertama sesi 5 ternyata, satu sesinya terdiri dari 100 orang, untuk pengambilan kartu test dilakukan sehari sebelumnya di tempat yang sama juga yaitu BKN Bandung. Saat test tidak diperbolehkan membawa apa-apa bahkan jam tangan yang saya kenakanpun harus disimpan di locker room. Waktu yang disediakan untuk mengerjakan soal adalah 90 menit, seperti yang sudah saya bahas sebelumnya bahwa ada tiga type soal yaitu wawasan kebangsaan, pengetahuan umum, dan karakteristik pribadi. Test ini adalah test computer assisted test (CAT) dimana setiap peserta mempunyai soal yang berbeda, dan hasil test yang langsung keluar detik itu juga. Untuk memulai test ini kita masuk ke akun kita, gunakan KTP sebagai usernamenya dan TTL sebagai passwordnya. Jika nilai kita diatas atau sama dengan passing grade maka ada harapan. Saat itu saya mendapatkan nilai tertinggi yaitu 375, puji syukur melebihi ekspektasi dan semoga saja perjalanan kedepannya mulus. Tahapan selanjutnya adalah test kompetesi bidang atau TKB (jika ada, dan waktu 2014 Kementan meniadakan TKB jadi kelulusan berdasarkan TKD saja).


BKN Bandung, tempat aku test

Pengumuman Kelulusan
Setelah menunggu cukup lama akhirnya pengumuman kelulusan keluar, sesuai ekspektasi saya LULUS. Kelulusan didasarkan pada nilai TKD setiap peserta dengan prioritas pilihan pertama, Setiap peserta yang dinyatakan lulus wajib pemberkasan di Kementan dengan beberapa persyaratan. Selama 2 minggu saya mempersiapkan segalanya, mulai dari surat-surat pernyataan (diunduh langsung dari web Kementan), SKCK, Surat Keterangan sehat jasmani dan rohani, surat bebas narkoba, ijazah sd sampai spp (yang wajib hanya ijazah pendidikan terakhir, yang lainnya hanya dibutuhkan tahun lulus dan nomor ijazahnya saja), dan pas foto. Biaya yang dikeluarkan untuk mengurus surat surat ini tidak lebih dari 500 ribu, untungnya saya masih punya tabungan dari hasil kerja sebagai penyuluh, ada kebanggan sendiri sampai dengan tahap ini saya tidak melibatkan orang tua dalam masalah pembiayaan.
Hasil kelulusan
Pemberkasan
Pemberkasan dibuka 2 hari, tempatnya di Gedung Kementan itu sendiri, Jakarta Timur.  Saya berangkat dihari pertama bersama teman-teman alumni spp yang lulus juga. Saat pemberkasan kita hanya memberikan seluruh persyaratan kepada kepegawaian kementan. Setelah pemberkasan, CPNS hanya tinggal menunggu pembagian SK.


Saat pemberkasan di Gedung Kementan

Narsis sebelum ketemu Pak Menteri
Pembagian SK CPNS
Dari pengumuman kelulusan ke pembagian SK memang sangat lama ini karena proses antri pembuatan NIP di BKN Pusat, bahkan tetangga saya pun sampai berspekulasi kalo nama saya digeser sama orang lain yang berduit. Sempat cemas juga sih tapi saya tetap yakin kepada panitia seleksi, dan yakin pada Tuhan. Pembagian SK dilaksanakan di auditorium Kementan yang dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian, Bapak Amran Sulaiman. Setelah SK ditangan masing-masing maka setiap CPNS golongan 3 mengikuti diklat prajabatan di PPMKP Ciawi Bogor, dan yang golongan 2 berangkat menuju unit kerja masing-masing, karena saya golongan 2 dan sudah prepare jauh jauh hari maka saya putuskan untuk langsung berangkat ke Jambi saja tanpa pulang dulu ke Sumedang.
SK CPNS 


Kantor aku, BKP Kelas I Jambi
Itulah pengalaman saya mengikuti seleksi CPNS, dari mulai pendaftaran sampai LULUS, Nothing is impossible, and always believe in belief. Ketika niat kita baik maka Tuhan akan memberikannya jalan. Test ini benar-benar murni menggunakan kemampuan kita, kalaupun saya mengeluarkan uang itu hanya untuk keperluan akomodasi saja, jadi bagi yang mau bergabung menjadi abdi negara persiapkan dirimu dengan mempelajari materi-materi wawasan kebangsaan, dan pengetahuan umum. Dengan seleksi yang bersih maka akan menghasilkan aparatur yang bersih juga.

Comments

  1. KISAH CERITA SUKSES SAYA JADI PNS

    Assalamu Alaikum wr-wb, mohon maaf sebelum'nya saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS, saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi Pemerintan Manapun, saya sudah 7 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 2 kali mengikuti ujian, namun hasil'nya Nol bahkan saya sempat putus asah setelah dapat hasil ujian hasil'nya nol,singkat cerita pada suatu hari tempat saya honor mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-2174-0123 dan 3 bln kemudian saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, 2 bulan kemudian saya sudah ada panggilan untuk pengambilan SK saya, alhamdulillah berkat bantuan beliau saya pun bisa lulus dan SK saya akhirnya bisa keluar, dan saya sangat berterimah kasih ke pada beliau dan sudah mau membantu saya, itu adalah kisah nyata dari saya, muda mudahan anggota honor yang lain bisa seperti saya amin....amin, dan sekali lagi terima kasih kpd Bpk DR. HERMAN. M.SI direktur aparatur sipil negara di bkn pusat semoga sukses selalu pak herman dan di beri umur panjang. Wassalam.......

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Siapa Takut Jadi Petani

    Pertanian adalah sektor yang memegang peranan penting dalam sebuah negara. Sebagai penyedia kebutuhan pokok dan bahan baku, sektor ini juga menyerap tenaga kerja yang tidak sedikit. Namun sangat disayangkan, minat dari generasi muda untuk menjadi petani sangatlah jarang, karena petani selalu diidentikan dengan pekerjaan yang bermain dengan lumpur dan panas-panasan dibawah terik matahari. Para petani kita saat ini rata-rata berusia 45 tahun keatas, artinya mereka sudah memasuki usia pensiun. Bahkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pekerja di sektor pertanian per Agustus 2018 berjumlah 35,7 juta orang atau 28,79% dari jumlah 124,01 juta jiwa penduduk yang bekerja. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,89% dari tahun sebelumnya. Mengapa generasi milenial enggan menjadi petani?. Generasi milenial saat ini lebih memilih untuk bekerja kantoran. Padahal ketersediaan lowongan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja itu sendi...

LanGasKara itu wajib militernya karantina.

Bagi kalian yang bergabung di Kementerian Pertanian khususnya Badan Karantina Pertaian, hal pertama yang wajib diikuti adalah LanGasKaRa, baik oleh POPT, Dokter Hewan, Paramedik, maupun Fungsional Umum. Keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Adi Sutjipto LanGasKaRa adalah singkatan dari Latihan Pengenalan Tugas Karantina, aku sendiri ikut kegiatan ini di Tahun 2015 di STPP Yogyakarta, dan Asama Haji Yogyakarta. Ada perbedaan dibandingkan dengan para seniorku yang mengikuti kegiatan ini di Rindam Jaya Jakarta. Kegiatan berlangsung selama 2 minggu, di minggu pertama mental dan fisik harus benar-benar kuat. Aku rasa ini mirip ketika kita diorientasi sebagai anak baru dengan pola latihan mirip calon Paskibraka. Menginap di asrama haji, dan kegiatan terpusat di STPP, menuntut kita harus disiplin dalam manajemen waktu, gak boleh kesiangan. Latihan baris berbaris bersama Brimob Polda D.I.Y Tiga hari pertama adalah latihan baris berbaris yang di...

Prajabatan Dulu Biar Gajimu Jadi 100%

Buat kamu yang lulu CPNS, selamat ya... Selamat bergabung menjadi abdi negara. Kali ini aku mau sharing pengalamanku mengikuti Diklat Prajabatan di Tahun 2015. Apa itu diklat prajabatan ? Diklat Prajabatan adalah adalah syarat bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Aku sendiri lulus CPNS di tahun 2014, TMT Maret 2015, SPMT Juni 2015, dan Prajabatan Agustus 2015. Bagi yang masih bingung dengan TMT dan SPMT, aku jelasin satu-satu ya. TMT adalah terhitung mulai tugas yang tercetak di SK CPNS dan ditandatangani oleh Menteri, sementara SPMT adalah Surat Perintah Mengerjakan Tugas dan ditandangani Kepala Balai Unit Kerja. Gaji, tukin, uang makan, dan lain sebagainya akan keluar setelah diterbitkannya SPMT. Tahun 2015, adalah tahun pertama diberlakukannya prajabatan model baru, seperti apa ? simak sampai selsai ya. Aku mengkuti diklat prajabatan di PPMKP Ciawi-Bogor. Prajabatan model baru ini persis kayak ...